Ketika aku jatuh cinta, kau tahu? Aku takkan mudah lupa. Bahkan hingga bulan membungkam bulan dan tahun melucuti tahun, aku -tetap- takkan mudah lupa. Mungkin, jikalau sel-sel syarafku terjangkiti alzheimer, atau kepalaku tertimpuk benda tumpul sampai amnesia, saat itulah aku akan bisa melupakan cinta :D
Kau tahu? Hingga detik ini aku belum berani jatuh cinta. Ketakukan masih saja mendera saat ku berbicara tentang cinta. Cinta menurutku, bak siluman-siluman kota yang buruk rupa!
Mungkin kau bertanya-tanya, kenapa aku tak berani jatuh cinta? Bukankah cinta adalah rasa termegah yang Tuhan ciptakan untuk manusia? Bukankah dengan cinta, musibah tak ubahnya mahabah dan duka berubah jadi serekah senyuman?